文章
  • 文章
国际

Lawan Thailand di final 2016决赛,Alfred Riedl siapkan perlawanan sengit

2016年12月16日下午4:15发布
2016年12月16日下午4:17更新

Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia Alfred Riedl memimpin sesi latihan resmi dan uji coba lapangan di Stadion Nasional My Dinh,Hanoi,Vietnam,Selasa(6/12)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia Alfred Riedl memimpin sesi latihan resmi dan uji coba lapangan di Stadion Nasional My Dinh,Hanoi,Vietnam,Selasa(6/12)。 Foto oleh Widodo S. Jusuf / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl memastikan timnya tidak akan tinggal diam membiarkan para pemain Thailand memborbardir gawang mereka saat kedua tim bertemu di leg kedua Final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala,Bangkok,besok。

Sebaliknya Rield akan meminta anak-anak asuhnya untuk memberikan perlawanan sesengit mungkin meskipun mereka telah mengantongi kemenangan pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Pakansari,Cibingong,Rabu kemarin。 Dalam laga tersebut,印度尼西亚menang dengan skor 2-1。

“目标kami adalah memberikan perlawanan kepada泰国selama 90 menit。 Ini akan menjadi laga yang luar biasa,“kata Riedl dalam di Hotel Grand Emerald,Bangkok,Jumat 16 Desember 2016。

Riedl memprediksi泰国akan langsung menyerang sejak menit awal。 Mereka juga akan tampil ngotot sepanjang pertandingan karena泰国membutuhkan kemenangan di laga ini untuk bisa meraih gelar juara。

泰国memiliki keuntungan di laga ini karena mereka akan tampil di depan ribuan pendukung mereka sendiri。 Ini,tentu saja,akan mendongkrak semangat dan mentalitas para pemain mereka。

Posisi印度尼西亚semakin rentan jika mengingat kekuatan蒂姆泰国。 Riedl bahkan menyebut泰国sebagai tim terkuat di Asia Tenggara。 Meski begitu ia mengatakan timnya tak gentar。

“Lagabesökakanmenjadi pertandingan yang sulit。 Kami memang unggul 2-1 tapi tak diragukan泰国adalah tim terkuat di Asia Tenggara,“kata Riedl。

印度尼西亚sendiri hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa memboyong trofi Piala AFF 2016.Namun,seperti prediksi Riedl,ini akan menjadi 90 menit yang panjang untuk Boaz Solossa dan kawan-kawan。 -Rappler.com