文章
  • 文章
国际

Tontowi / Liliyana mundur dari决赛超级系列akibat cedera lutut

发布于2016年12月16日上午8:14
已更新2016年12月16日上午8:14

Tontowi Ahmad(kanan)dan Liliyana Natsir di Dubai mengikuti turnamen Final Super Series 2016,pada 15 Desember。 Foto dari badmintonindonesia.org

Tontowi Ahmad(kanan)dan Liliyana Natsir di Dubai mengikuti turnamen Final Super Series 2016,pada 15 Desember。 Foto dari badmintonindonesia.org

雅加达,印度尼西亚 - Pasangan bulu tangkis ganda campuran印度尼西亚,Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir,mundur dari turnamen决赛超级系列2016杨berlangsung di迪拜,Uni Emirat阿拉伯,akibat Liliyana cedera lutut。

Dalam pertandingan yang berlangsung pada Kamis,15 Desember,ganda campuran yang akrab disapa Owi / Butet itu memutuskan mundur pada game kedua saat menghadapi pasangan Denmark,Joachim Fischer Nielsen / Christinna Pedersen,ketika skor 8-21,6-11。

“Pemain Denmark tahu kondisi lulut saya sehingga serangan-serangan mereka justru diarahkan ke saya,”kata Liliyana selepas pertandingan di Hamdan Sports Complex,Dubai。

Ia mengaku telah berusaha bertahan hingga game kedua dengan menahan cederanya。

“Tapi,saya tidak tahan dengan rasa sakit itu karena lawan terus menyerang ke arah saya。 Saya tidak berani meneruskan pertandingan,“akunya。

Liliyana mengalami cedera lutut sejak mengikuti turnamen China Terbuka 2016.Meskipun belum pulih dari cedera,ia tetap mengikuti turnamen lain,yaitu Hong Kong Terbuka 2016 dan Kejurnas 2016。

“Saya berharap rasa sakit itu akan hilang saat bertanding.Tapi,lawan sudah mengamati gerakan saya dan mengincarkan serangan ke arah saya.Owi katakan tidak apa-apa kalau kami mundur setelah rasa sakit saya semakin parah,”kata Liliyana。

Tontowi sendiri mengaku rela melepas target masuk putaran semifinal dalam turnamen berhadiah total satu juta dolar as itu akibat cedera rekan。

“Tentu kami ingin meraih gelar juara dalam Final Super Series ini.Kami sudah beberapa kali ikut turnamen ini dan belum pernah masuk semifinal。目标kami semula adalah半决赛,”ujar Tontowi。

Langkah ganda campuran peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 mundur dari Final Super Series berdampak pada penghapusan perhitungan penyisihan grup atas mereka。

Penghapusan itu berarti dua pasangan lain dalam Grup A,yaitu Praveen Jordan / Debby Susanto dan Nielsen / Pedersen,lolos ke babak semifinal。

Pasangan Korea Selatan,Ko Sung Hyun / Kim Ha Na,gagal melanjutkan ke semifinal setelah dua kali kalah dalam penyisihan grup A yaitu dari Jordan / Debby dan Nielsen / Pedersen。 -Antara / Rappler.com