文章
  • 文章
国际

Mengapa penjualan tiket决赛AFF 2016 dilakukan di markas militer?

2016年12月11日下午12:37发布
2016年12月11日下午12:37更新

KALAHKAN VIETNAM。 Pesepak bola印度尼西亚melakukan selebrasi usai mengalahkan越南2-1 pada半决赛putaran pertama AFF铃木杯2016 di Stadion Pakansari,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,pada 3 Desember。 Foto oleh Wahyu Putro A / ANTARA

KALAHKAN VIETNAM。 Pesepak bola印度尼西亚melakukan selebrasi usai mengalahkan越南2-1 pada半决赛putaran pertama AFF铃木杯2016 di Stadion Pakansari,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,pada 3 Desember。 Foto oleh Wahyu Putro A / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Masih segar di ingatan kita bagaimana antrean tiket di loket Stadion Utama Gelora Bung Karno(SUGBK),Jakarta,pada 2 Desember lalu。 Setelah mengantre ber jam-jam,mulai dari Subuh bahkan ada yang menginap di depan loket,ternyata yang dijual tak banyak。

Antrean yang mengular sekitar 300米,harus kecewa,karena dinyatakan sudah habis oleh penjaga loket。 Jadilah mereka yang tata-rata sudah mengantre sekitar 4 jam,harus pulang dengan tangan hampa。

Penjualan 离线 atau手册itu dilakukan setelah sehari sebelumnya,muncul protes besar-besaran karena penjualan online yang buruk。 Harusnya,seluruh tiket dibeli dengan cara yang mudah,dapat bukti pembelian online dan tinggal tukar dengan tiket asli。

Komentar miring pun bermunculan,PSSI dianggap sengaja mempermainkan penjualan tiket,bermain-main dengan calo,dan menahan tiket dengan tak menjualnya ke masyarakat sesuai dengan jumlah yang dirilis。

Sekjen PSSI Ade Wellington menegaskan,setelah melakukan evaluasi,akhirnya PSSI mencoba mengambil langkah agar bisa menekan anggapan penyalahgunaan dan percaloan。

“Kami sengaja menjual di markas militer,agar menekan percaloan.Ini sudah melalui evaluasi,”kata Ade。

Dari总共28 ribu lembar tiket yang dijual,nambah seribu dari jumlah semifinal yang hanya 27 ribu。 15 ribu di antaranya,dijual dengan cara manual di dua loket berbeda。

“10 ribu dijual di markas Garnisun Tetap I雅加达,5 ribu dijual di Markas Kodim Bogor,”katanya。

Penjualan tersebut,menurut Ade sudah sesuai dengan yang diharapkan sehingga ada pemerataan,warga di sekitar Pakansari juga bisa menikmati。 Tidak melulu dijual di Jakarta。

Kategori III dijual sebanyak 21.500 lembar dengan harga Rp 100 ribu。 Kemudian,harga kategori II dijual Rp 200 ribu dan ada sekitar 4500 lembar。 Kemudian kategori我djual Rp 300 ribu dengan hanya 2.000 lembar tiket。 - Rappler.com