文章
  • 文章
国际

Kronologi insiden pelemparan batu oleh suporter越南ke公共汽车timnas印度尼西亚

发布时间:2016年12月9日上午7:15
更新时间:2016年12月9日上午7:25

PECAH。 Bus yang digunakan oleh tim nasional Indonesia dilempari batu oleh sekelompok orang yang merupakan suporter越南pada Rabu malam,7 Desember。 Akibatnya,2 anggota rombongan timnas mengalami luka ringan。 Foto dari akun Twitter PSSI

PECAH。 Bus yang digunakan oleh tim nasional Indonesia dilempari batu oleh sekelompok orang yang merupakan suporter越南pada Rabu malam,7 Desember。 Akibatnya,2 anggota rombongan timnas mengalami luka ringan。 Foto dari akun Twitter PSSI

印度尼西亚雅加达 - Selain harus bersusah payah berjuang di atas lapangan,Timnas Garuda juga harus menghadapi sikap tidak sportif dari suporter Vietnam。

Para pendukung pasukan Golden Stars tersebut membuat keributan pasca kekalahan tim mereka di semifinal Piala AFF 2016 yang digelar di My Dinh Stadium,Hanoi,Rabu,7 Desember。

Sejumlah suporter tuan rumah melempari bus timnas dengan batu hingga kaca sebelah kanan bus pecah。 Tak pelak kejadian tersebut menyisakan teror dalam benak rombongan。 Apalagi,asisten pelatih Gatot Prasetyo terkena pecahan kaca hingga berdarah。

“Kita sebenarnya sudah keluar(dari kawasan stadion)。 Tapi di jalan macet karena banyak suporter。 Dan mereka jalan pelan,“kata dokter Timnas Syarif Alwi saat tiba di bandara Soekarno-Hatta,Kamis,8 Desember。

公共汽车Timnas yang melaju pelan itulah awal malapetaka bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan。 “Tiba-tiba suporter dari arah kanan saya melempar batu。 (卡卡)双关语。 Kaget juga,ada serpihan kaca yang mengenai kami juga,“kata Syarif。

Menurut Syarif,kendaraan tim sejatinya juga dikawal patwal。 Tapi mereka tidak berdaya memecah kerumuman suporter yang memadati jalanan。

Gatot yang disebut Syarif terkena pecahan kaca hingga berdarah tak bisa dimintai keterangan。 Saat tiba di bandara,dia berjalan cepat dan enggan diwawancarai。

Peristiwa tersebut jelas menuai kecaman。 Terutama dari para pemain。 Sikap suporter tuan rumah hanya mencoreng nama mereka sendiri di level internasional。 Seharusnya mereka menerima apapun hasil dalam leg kedua semifinal AFF 2016 tersebut。

“Saya terkejut。 Memang hasilnya mungkin tidak menyenangkan untuk tuan rumah。 Semoga di Indonesia tidak terjadi seperti itu。 Apapun yang terjadi,hasilnya harus diterima dengan lapang dada,“kata Andik Vermansah。

Hal senada diungkapkan pemain sayap Rizky Pora。 Menurut dia,insiden tersebut seharusnya tidak terjadi。 Tapi,dia tak mau menyalahkan pihak keamanan。 Sebab,mereka sudah melakukannya dengan maksimal。 Hanya,dia menyesalkan jumlah mereka yang tidak banyak。

“Semuanya terjadi dengan cepat。 Sudah dikawal,tapi memang enggak banyak Setelah itu tim dikawal lebih banyak untuk mencegah seperti itu。 Mudah-mudahan suporter kita tidak seperti itu,“katanya。

Minta maaf

Federasi sepak bola越南telah atas insiden yang memalukan tersebut。 Sekretaris Jenderal Sepak Bola越南,Le Hoai Anh,mengaku pasca insiden itu,mereka langsung mengirim bus pengganti untuk timnas。 Pengamanan terhadap timnas juga diperketat,termasuk di hotel tempat mereka menginap。

“Kami ingin meminta maaf kepada tim Indonesia yang mengalami luka ringan dalam insiden itu,”ujar Le。 -Rappler.com