文章
  • 文章
国际

Rio Haryanto dicap sebagai pembalap Formula 1 terburuk

发布时间2016年12月2日下午9点23分
更新时间:2016年12月2日下午9:31

Rio Haryanto saat break迪斯科特巴库市,Sabtu(18/06)Foto oleh ANDREJ ISAKOVIC / AFP

Rio Haryanto saat break迪斯科特巴库市,Sabtu(18/06)Foto oleh ANDREJ ISAKOVIC / AFP

印度尼西亚雅加达 - Siapa tak kenal Rio Haryanto? Pembalap ganteng ini mencuat ketika Tim Manor赛车merekrutnya sebagai pembalap kedua mereka untuk ajang Formula 1 musim 2016。

Itu artinya Rio menjadi orang Indonesia pertama yang tampil di lintasan Formula 1. Tak hanya itu,Rio sekaligus juga di ajang balap darat tercepat di dunia。

Euforia,kebahagiaan,serta pujian pun mengalir deras kepadanya。 Sayang,saat musim kompetisi mulai bergulir,catatannya di sirkuit ternyata tak begitu memuaskan。

Pada debutnya di Albert Park,墨尔本,澳大利亚,Minggu,20 Maret 2016,Rio gagal finis。 Ia tak bisa menyentuh garis finis karena 变速箱 mobilnya mengalami masalah。

Pada balapan kedua di Bahrain,Rio mampu menembus garis finis。 Namun ia hanya berada di urutan ke-17。 Performanya kembali melorot saat hanya finis di urutan ke-21 di GP China。

Dalam 12 kali balapan,catatan terbaik Rio hanya finis di urutan ke-15,yakni di Grand Prix Monaco。 Dari 12 kali bertanding itu,Rio dua kali gagal finis,yakni di Rusia dan Austria。

Catatan tersebut tak hanya membuat dirinya terpental dari Tim Manor -ia dijadikan pembalap cadangan pada 10 Agustus 2016-- tapi juga membuatnya dicap sebagai pembalap Formula 1 terburuk pada akhir musim。

“Pembalap terburuk:Rio Haryanto,jika anda masih mengingatnya,”demikian tulis jurnalis Paul Weaver pada,Kamis 1 Desember。 “Debut di GP Australia,dia menabrak Romain Grosjean pada sesi latihan dan harus menerima punti mundur tiga grip。”

Catatan buruk tersebut,menurut Paul Weaver,membuat Tim Manor akhirnya menurunkan derajatnya menjadi pembalap cadangan。 Namun benarkah catatan buruk itu yang menjadi alasan Tim Manor menjadikan Rio sebagai supir cadangan?

Tim Manor menyebut keputusan mereka menjadikan Rio sebagai pembalap cadangan bukan karena prestasinya yang buruk di sirkuit,melainkan karena Rio tidak bisa memenuhi kewajiban kontraknya。

“Hari ini Manor Racing mengumumkan bahwa kami memutuskan untuk menghentikan kontrak Rio Haryanto karena tidak berhasil memenuhi kewajiban kontraktualnya,”demikian tertulis dalam pernyataan resmi Manor Racing pada 10 Agustus。

Seperti diketahui,sebagai支付司机,Rio harus membayar 15 juta Euro kepada Tim Manor untuk bisa tampil di Formula 1 selama satu musim。 Rio sudah menyetor 8 juta Euro pada awal musim。

Sisanya,yakni 7 juta Euro,akan dibayarkan pada paruh kedua musim 2016. Sayangnya,sampai tenggat waktu berakhir,Rio belum juga melunasi sisa pembayaran tersebut。

Sehingga,apa boleh buat,Rio pun harus rela posisinya diambil alih pembalap asal Perancis Esteban Ocon。 Sebab,untuk menjadi pembalap一级方程式,模态技能saja memang tak cukup,tapi juga harus disokong dana jumbo。 -Rappler.com