文章
  • 文章
国际

泰国对印度尼西亚:Berharap tuah laga pertama

2016年11月18日晚上8:45发布
2016年11月18日下午8:45更新

Irfan Bachdim merayakan golnya bersama Boaz Solossa dan Andik Vermansyah。 Foto dari Twitter / @ PSSI__FAI

Irfan Bachdim merayakan golnya bersama Boaz Solossa dan Andik Vermansyah。 Foto dari Twitter / @ PSSI__FAI

雅加达,印度尼西亚 - Tim nasional Indonesia akan menghadapi泰国dalam laga perdana Piala AFF 2016 di Filipina pada Sabtu,11月19日。 Bagaimana strategi skuat Garuda?

Kekuatan Indonesia hanya 80 persen。 Ya,pernyataan itu dilontarkan oleh pelatih Alfred Riedl usai takluk 2-3 dari越南dalam laga uji coba pada 11月11日lalu。 Saat itu,masih ada Irfan Bachdim yang belum mengalami cedera重拍tulang腓骨。

Setelah Irfan terpaksa absen,Riedl dibuat pusing ganda。 Dia pun memutuskan untuk memanggil Ferinando Pahabol。 Namun,di luar dugaan,Pahabol tak diizinkan klubnya,Persipura Jayapura,bergabung。

Alhasil,Muchlis Hadi Ning Syaifulloh yang dipilih untuk menggantikan。

Riedl yang ditemui sebelum berangkat ke Filipina di hotel timnas terang-terangan mengakui bahwa sang lawan,Thailand,adalah tim terkuat dan terbaik di Asia Tenggara saat ini。 Tentu saja,kata Riedl,tak mungkin dirinya melawan tim kuat dengan bermain menyerang。

“Kami akan memainkan strategi yang lebih bertahan dan lebih mengandalkan serangan balik untuk bisa menyerang mereka,”kata Riedl。

Dia pun siap menerapkan sistem permainan 4-4-1-1。 Dengan sistem ini,pelatih asal奥地利itu dipastikan ingin memainkan bola serangan balik。 Sementara,dua gelandang sentral akan lebih banyak bertahan。

边锋 kanan dan kiri otomatis akan diminta untuk turun membantu pertahanan。 Dengan kata lain,transisi dari menyerang ke bertahan diharapkan bisa lebih kuat。

“Kami akan memainkan bertahan,dengan memasang enam pemain di bawah area serang lawan,”tuturnya。

Tanpa Irfan,panggung milik Zulham Zamrun

Dalam sesi latihan terakhir pada Rabu,11月16日pagi,di lapangan SPH Karawaci,Tangerang,memang terlihat ada yang berubah。 Hilangnya Irfan membuat Riedl memutar otak dan menggeser posisi Zulham Zamrun sedikit ke depan。

Zulham bisa ditempatkan di depan atau di belakang Boaz Solossa secara bergantian。 Tapi kebanyakan Boaz biasanya ada di belakang Irfan,terutama jika memainkan serangan balik。

“Ya,saya sudah coba tadi main di posisi Irfan.Ya,sudah membiasakan,tidak masalah,”kata Zulham,saat ditemui jelang berangkat ke Filipina。

Dengan gaya ini,Zulham dipastikan tak bisa terlalu banyak melakukan eksplorasi,menggiring bola,dan memberikan suplai ke depan gawang lawan。 Dia dituntut untuk lebih banyak melepas tembakan ke gawang。 完成 menjadi tugas utama Zulham。

“Diminta tak lama [menahan bola],langsung lepas sepakan ke gawang,”tuturnya。 -Rappler.com

BACA JUGA:

Baca juga liputan Rappler tentang Piala AFF 2016: