文章
  • 文章
国际

Turnamen-turnamen sepak bola lokal pencetak bibit unggul

2016年11月17日晚上11:03发布
已更新2016年11月18日上午12:22

Pesepak bola Persebaya Surabaya,Taufan,melakukan selebrasi usai mencetak gol。 Turnamen Internal Persebaya merupakan salah satu pencetak bibit unggul。 Foto oleh Umarul Faruq / Antara

Pesepak bola Persebaya Surabaya,Taufan,melakukan selebrasi usai mencetak gol。 Turnamen Internal Persebaya merupakan salah satu pencetak bibit unggul。 Foto oleh Umarul Faruq / Antara

Bagian 4 dari 6
Bagian 1:
Bagian 2:
Bagian 3:

雅加达,印度尼西亚 - Selama masa kolonial,masyarakat印度尼西亚(dulu disebut Hindia Belanda)sudah terekspos dengan turnamen-turnamen lokal。

Turnamen-turnamen ini kemudian berkembang menjadi pendorong budaya kentalnya sepak bola di Tanah Air。 Bahkan klub-klub besar saat ini banyak yang mengambil bibit-bibit muda dari kompetisi tingkat daerah ini。

Apa saja turnamen yang cukup terkenal di Indonesia dan peran penting apa yang mereka mainkan dalam persepakbolaan Tanah Air?

Turnamen Kebun Bunga Medan

Turnamen Kebun Bunga adalah turnamen antar klub PSMS yang kembali bergulir pada 9 Maret 2016 lalu。 Turnamen ini telah lama vakum; terakhir kali digelar pada 2011。

Namun tahun ini,turnamen Kebun Bunga dapat kembali bergulir karena kerjasama dengan pihak Dandim 0201 / BS dan memperebutkan Piala Dandim。

Sebanyak 31 klub dari 40 klub anggota PSMS ikut berpartisipasi。

Turnamen ini dahulu kerap melahirkan pemain untuk dipasok ke skuad PSMS。 Mulai dari era 1970an seperti Ramli dan Ramlan Yatim,Cornelis Siahaan,Bahrum,Yusuf Siregar,Nobon,Parlin Siagian,Tumsila,Yuswardi,Sarman Panggabean,Ronny Paslah,Zulham Effendi,Wibisono,Zulkarnaen Pasaribu,Sunardi A,Sunardi B,Musimin,Sugito ,Mameh Sudiono,M。Siddik,Sumardi,Ponirin,Nirwanto,Hamdardi,Iwan Karo-karo,hingga terakhir kali produknya adalah Affan Lubis dan Saktiawan Sinaga。

Sebelum menjadi turnamen,ajang ini berformat kompetisi antarklub dengan peserta yang terbagi dalam 3 divisi。 Namun kemudian Turnamen Kebun Bunga sempat vakum sejak 1995。

Setelah 16 tahun lamanya,Turnamen Kebun Bunga dihidupkan kembali pada 2011.格式antarklub双关语berubah menjadi turnamen saat PSMS dililit masalah dualisme。 Namun penyelenggaraannya tak selesai sampai决赛。

Turnamen Internal Persebaya

Turnamen内部Persebaya adalah turnamen内部杨paling konsisten bergulir。 Sayang,dualisme yang menimpa klub itu membuat Persebaya yang berjumlah 30 klub terbelah。

Pada 2015 lalu,turnamen ini sempat berputar,namun untuk 2016 jadwalnya masih kosong。 Hanya turnamen U-15杨tetap bergulir dan dipertandingkan pada akhir pekan。

Turnamen ini sudah bergulir sejak era Perserikatan。 Dari turnamen ini,lahir pemain-pemain hebat yang menghuni tim Persebaya senior,hingga pemain yang menghuni tim nasional。 Mursyid Efendi,Mat Halil,Uston Nawawi,Andik Vermansyah,sampai Evan Dimas merupakan pemain-pemain yang dihasilkan dari kerasnya persaingan di turnamen internal ini。

Turnamen Makam Haji

Mantan pemain timnas,Kurniawan Dwi Yulianto,merupakan salah satu校友turnamen lokal Makam Haji di Solo。 Foto oleh Wahyu Putro / Antara

Mantan pemain timnas,Kurniawan Dwi Yulianto,merupakan salah satu校友turnamen lokal Makam Haji di Solo。 Foto oleh Wahyu Putro / Antara

Turnamen yang digelar di Solo,Jawa Tengah,ini menjadi legendaris karena menjadi turnamen antarkampung(tarkam)yang memberanan hadiah besar。 Banyak pemain-pemain terkenal di kompetisi Indonesia yang sempat merumput di lapangan Desa Makam Haji Solo ini。

Turnamen ini telah digelar sejak era 1990an。 Sesuai dengan namanya,pelaksana Turnamen Makam Haji adalah desa,bukan klub。 Mereka yang menjadi panitia digilir dari satu dusun ke dusun yang lain。

Karena hadiah yang besar,pemain legendaris tim nasional seperti Bambang Pamungkas dan Kurniawan Dwi Yulianto pun pernah mencari rezeki kecil di turnamen itu。

Namun,sejak lima tahun ke belakang,Turnamen Makam Haji Solo ini tak lagi digelar。 Alasannya klasik:Hadiah yang besar membutuhkan dana yang besar。 Untuk menggelar turnamen tarkam membutuhkan dana ratusan juta。 Sementara itu,salah satu pengusaha yang menjadi penandang dana terbesar,saat ini tak lagi mampu membiayai。

Turnamen Lapangan Sidolig

Sama seperti Turnamen Internal Persebaya,turnamen di Sidolig,Bandung,Jawa Barat,dulu cukup terkenal karena menjadi pertarungan tim-tim internal。

Sayang,beberapa tahun pada era 2000an,turnamen ini sempat vakum。 Baru dua tahun belakangan,turnamen internal ini kembali bergulir。

Yang membedakan Turnamen Lapangan Sidolig dengan Turnamen Internal Persebaya adalah,fokusnya yang mempertarungkan antarpemain berusia muda。 Tujuannya jelas,yaitu untuk mendapatkan pemain muda yang apik,sehingga Persib Bandung tak harus selalu membeli pemain。

Pelopor Turnamen Lapangan Sidolog adalah PSSI Askot Bandung,karena memang yang bertanding adalah tim-tim anggota Persib。 -Rappler.com

BACA JUGA:

  • Bagian 5:
  • Bagian 6: